RSS

Halaman

Tampilkan postingan dengan label Perempuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perempuan. Tampilkan semua postingan

Perempuan Jelang Menopause Rentan Obesitas

Jakarta, Kompas - Perempuan menjelang menopause paling rentan menderita obesitas. Padahal, obesitas dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

”Perempuan menjelang menopause sangat rentan obesitas lantaran metabolisme tubuh melemah. Proses pembakaran dalam tubuh menjadi lebih rendah,” kata Samuel Oentoro, ahli gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jumat (8/4), dalam jumpa pers terkait seminar dan kursus mengenai obesitas.
Acara yang diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Gizi FKUI itu bertema ”Management of Obesity and Its Related Problems” pada 9-10 April 2011.
Kelebihan berat badan dan obesitas umumnya diukur dengan body mass index (BMI). Nilai BMI didapat dari berat badan (kg) dibagi dengan kuadrat tinggi badan (meter). Seseorang dikategorikan kelebihan berat badan jika BMI 25 kilogram per meter kuadrat. Adapun yang memiliki BMI lebih dari 30 digolongkan menderita obesitas. Batas BMI normal 18,5 - 24,9.
Menopause merupakan proses degenerasi yang antara lain disertai kemunduran metabolisme tubuh dan penurunan produksi hormon yang berperan dalam proses di dalam tubuh. Samuel mengatakan, semakin melemahnya metabolisme tubuh, konsumsi makanan harus dibatasi dengan menerapkan diet sehat, yakni kaya serat buah dan sayur serta rendah lemak.
Untuk menjaga aktivitas tubuh, harus olahraga lebih dari 30 menit tiap hari, misalnya jalan kaki. Untuk yang obesitas, dianjurkan bersepeda dan berenang agar tidak terlalu banyak beban di persendian kaki.
Seiring perkembangan zaman, tidak hanya perempuan yang rawan menderita obesitas, melainkan juga anak-anak. Perubahan pola makan seperti konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis membuat obesitas menjadi masalah sejak kanak-kanak.
Samuel menyatakan, obesitas merupakan penyakit yang harus ditangani. Penanganan masalah berat badan berlebih berpegang pada pola diet yang sehat (seimbang jumlah dan jenis), aktivitas tubuh (olahraga), dan perubahan perilaku. Jika itu tidak berhasil, pasien mengonsumsi obat di bawah pengawasan dokter. Operasi untuk mengatasi masalah kegemukan merupakan solusi paling akhir.
Ahli gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus ketua panitia seminar dan kursus obesitas, Inge Permadhi mengatakan, keberhasilan penatalaksanaan obesitas sangat berperan penting untuk memperbaiki risiko, seperti hipertensi, diabetes melitus, dan jantung koroner.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, lebih dari 1 miliar orang dewasa di dunia mengalami kelebihan berat badan dan paling sedikit 300 juta di antaranya penderita obesitas. Penurunan berat badan akan jauh lebih berhasil jika didukung program yang sesuai kebutuhan pasien untuk mencapai penurunan berat badan yang optimal dan menjaga berat badan tetap normal melalui pola makan sehat, aktivitas fisik, perubahan perilaku, dan pengobatan jika diperlukan di bawah pengawasan dokter.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perempuan Selalu Kuat Menjalani Siklus Hidupnya




KOMPAS.com — Dalam menjalani siklus hidupnya, perempuan memiliki fokus dan orientasi berbeda. Saat masih lajang, fokus perempuan cenderung bertualang mencari pengalaman. Sedangkan begitu menikah, orientasi perempuan lebih mengedepankan keluarga. Ketika perempuan menikah, memiliki anak, tapi akhirnya berpisah atau hidup sendiri tanpa pasangan, posisinya lebih sulit karena ia berperan sebagai pembawa perubahan sekaligus pejuang dan survivor untuk diri dan anaknya. Meski menjalani siklus yang berbeda, perempuan tetap memiliki lima kekuatan dalam dirinya.





Pakar pemasaran Hermawan Kartajaya menyebutkan perempuan sebagai "WOMEN", yaitu wellbeing, optimis, multitasking,entreprenuer, dan networker. Menjadi "WOMEN" membuat perempuan mampu menjalani berbagai peran dari berbagai siklus kehidupannya. Lima kekuatan ini (WOMEN) didapat dalam diri setiap perempuan dalam berbagai siklus yang berbeda.
MarkPlus & Co melakukan survei bertema "Young, Women and Netizen" di 12 kota di Indonesia melibatkan ribuan responden. Menyangkut soal perempuan, riset ini menunjukkan kebanyakan perempuan merasa khawatir atau selalu memikirkan perihal keluarga, teman, dan lingkungan. Perempuan juga memiliki kuasa dalam pengambilan keputusan di rumah tangga, termasuk dalam belanja. Dengan kata lain, perempuan punya andil besar dalam mengurus rumah tangga, pengelolaan dan penggunaan uang, sekaligus juga memastikan bahwa seluruh anggota keluarganya bisa terjamin dan terpenuhi semua kebutuhannya. Perhatian perempuan yang mendalam terhadap kehidupan keluarga, pertemanan, dan lingkungan inilah, yang membuat perempuan memiliki lima kekuatan atas dirinya.


Hasil riset menunjukkan, saat lajang perempuan cenderung menjadi pemburu pengalaman, senang bertualang, dan fokus pada pencapaian. Ketika menjadi petualang, perempuan lajang menunjukkan kekuatannya sebagai sosok yang optimis dan mengejar kebahagiaan diri. Perempuan lajang juga suka mencari pengalaman berbeda, karenanya mereka cenderung mampu menjadi sosokmultitasking. Perempuan lajang juga cenderung mengejar pencapaian diri, karenanya mereka mengandalkan kekuatannya sebagaientrepreneur dan networker.

Sementara bagi perempuan menikah, karakter yang ingin memastikan seluruh keluarganya bahagia mendorong mereka untuk menjadi pengasuh keluarga, memerhatikan setiap detail seluruh kebutuhan keluarganya. Karenanya perempuan menikah, baik bekerja atau tidak, memiliki optimisme yang tinggi dalam menjalani pasang surut kehidupannya. Karakter multitasking yang identik dengan perempuan juga dimiliki perempuan menikah. Perannya sebagai ibu, istri, dan profesional membuatnya selalu menyeimbangkan peran. Perempuan menikah, dengan berbagai kompleksitas perannya, bahkan masih menjadi sumber kekuatan keluarga.
"Perempuan menikah selalu menjadi pendukung bagi keluarganya. Perempuan selalu optimis menyemangati suami dalam kondisi apa pun," jelas Hermawan, saat acara Power Lunch Wanita Wirausaha BNI-Femina beberapa waktu lalu di Jakarta.

Lain lagi bagi perempuan yang menjadi orangtua tunggal. Seperti dikatakan di awal, perempuan memiliki lima kekuatan (WOMEN). Perempuan selalu merasa ingin bahagia, baik untuk dirinya maupun keluarganya. Perempuan orangtua tunggal, akan selalu berupaya sekuat tenaga untuk membahagiakan diri dan anaknya, karenanya mereka memiliki optimisme tinggi untuk selalu membuat perubahan dalam kehidupannya. Perempuan yang menjadi orangtua tunggal hidup sebagai survivor, di sinilah kekuatan multitasking perempuan mampu membantunya mengatasi setiap persoalan. Single mother juga seorang pejuang kehidupan. Kekuatan perempuan sebagaientrepreneur dan networker membekali single mother untuk memperjuangkan hidupnya sendirian.

"Single parents memiliki fungsi paling sulit dibandingkan perempuan lajang dan menikah, karenanya orangtua tunggal perempuan membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak," jelas Hermawan.

Apa pun kondisi Anda saat ini, yakinilah bahwa perempuan selalu punya lima kekuatan yang takkan melemahkannya. Riset sudah membuktikan, dalam berbagai siklus hidupnya, perempuan terbukti tangguh menjalani setiap perannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pendekatan Kesehatan Jiwa Wanita Menopause

Oleh : dr.Andri,SpKJ *
Menopause adalah suatu fase kehidupan yang akan dialami semua wanita yang mengalami menstruasi. Terlepas dari fisiologi terjadinya menopause itu sendiri, seringkali wanita yang mengalami menopause mengalami keadaan psikologis yang sering membuat kualitas hidupnya menurun.
Beberapa gejala terkait psikologis yang sering muncul akibat menopause adalah gangguan tidur, perubahan libido, suasana perasaan yang tidak menentu (mood swings), mudah tersinggung, mudah menangis, kecemasan, nafsu makan bertambah, mudah lupa dan kelelahan.

Aspek kesehatan jiwa menopause
Pembicaraan tentang menopause di negara maju selalu menimbulkan pro dan kontra. Kelompok feminis merasa enggan membicarakan hal ini karena dianggap merendahkan wanita. Pembicaraan tentang reproduksi hormon wanita kerap memunculkan kemarahan di kalangan tertentu. Isu persamaan jender menjadi hal yang sangat menjadi penghambat membicarakan hal ini secara terbuka.
Pandangan beberapa psikoanalisis mengenai hal ini adalah bahwa pria dan wanita sama-sama menyangkal adanya perubahan fisik, perilaku dan suasana perasaan akibat menopause. Penyangkalan ini adalah suatu upaya untuk mempertahankan diri dari sebuah perasaan kehilangan dan keterbatasan yang secara alami terjadi pada usia-usia wanita yang mengalami menopause. Para ahli psikoanalisis belakangan ini menyimpulkan bahwa menopause sangat berarti bagi seorang wanita, merupakan jati diri dari subuah feminitas seorang wanita.
Penelitian saat ni menemukan bukti bahwa depresi pada masa transisi menopause merupakan hal yang bersifat mandiri. Artinya, sedikit sekali dipengaruhi oleh riwayat keluarga dan usia awitan terjadinya gangguan depresi yang biasanya lebih muda. Penelitian yang bersifat potong lintang ataupun berbasis masyarakat juga menyimpulkan adanya hubungan antara masa transisi menopause dengan terjadinya gejala-gejala gangguan depresi.
Terdapat dua teori tentang terjadinya peningkatan gangguan depresi pada masa transisi menopause. Pertama adalah teori estrogen withdrawal yang searah idenya dengan teori aksis Hipothalamus Pituitary Gonadal (HPG) yang menyebabkan gangguan depresi. Estrogen dipercaya memiliki kualitas sebagai antidepresan, yang meningkatkan fungsi serotonergik. Peningkatan insiden depresi dan gangguan vasomotor pada wanita yang mengalami penurunan estrogen akibat pembedahan mendukung teori ini. Beberapa penilitian bahkan menerangkan adanya hubungan antara fungsi ovarium dengan perbaikan suasana perasaan (mood).
Teori yang kedua disebut teori Domino. Wanita yang mengalami menopause mengalami banyak keluhan somatik seperti keringat malam, gangguan tidur yang mengarah ke ketidakstabilan mood dan depresi. Akan tetapi depresi seperti yang disebutkan di atas terkadang tidak disertai dengan gejala vasomotor, dan penelitian belakangan ini menunjukkan bahwa estrogen dapat memperbaiki moodpada wanita yang tidak mengalami hot flushes.
Gangguan cemas juga seringkali meningkat pada masa transisi menopause yang kadang disertai serangan panik. Terkadang gejala ini sulit dibedakan dengan hot flush.
Tatalaksana depresi wanita menopause
Estrogen dengan segala kontroversinya telah digunakan untuk mengatasi depresi pada wanita menopause sejak tahun 1930an. Penelitian saat ini telah menunjukkan estrogen efektif mengobati depresi pada transisi menopause namun tidak pada fase yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa pengenalan fase menopause oleh dokter menjadi sangat penting dalam keberhasilan terapi. Fluktuasi hormon pada fase ini juga yang sering disebut memberikan kontribusi terhadap terjadinya depresi.
Antidepresan terutama golongan SSRI juga membantu dalam tatalaksana karena sifatnya yang membantu kerja dari estrogen. Penelitian terakhir mengatakan bahwa terapi hormon menambah kerja dari antidepresan golongan SSRI ini dan pada suatu penelitian meningkatkan kognisi serta mengurangi kecemasan.
Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pasien jika mengalami gejala menopause :
1.    Pemeriksaan fisik oleh dokter ahli spesialis kandungan (SpOG)
2.    Pemeriksaan laboratorium penunjang yang perlu (termasuk fungsi hormon)
3.    Pemeriksaan status kesehatan jiwa termasuk skrining adanya gangguan kesehatan jiwa pada klien oleh psikiater (dr.SpKJ)
4.    Tatalaksana sesuai hasil pemeriksaan status kesehatan klien baik secara hormonal, farmakoterapi maupun psikoterapi/konseling
Sehingga adalah benar jika penatalaksanaan pasien dengan gejala emosional pada pasien menopause haruslah merupakan kerjasama antara dokter spesialis kebidanan dengan dokter spesialis kedokteran jiwa agar mencapai hasil yang maksimal.
* Psikiater Psikosomatik Medis Klinik Psikosomatik RS OMNI, Alam Sutera Anggota The Academy of Psychosomatic Medicine (APM)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

10 Makanan Bikin Tubuh Makin Melar

KOMPAS.com — Pilah-pilih makanan adalah salah satu syarat utama bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau sekadar mempertahankan bobot ideal.  Dalam menjaga berat ideal, Anda sebaiknya menghindari jenis-jenis makanan yang memengaruhi gula darah secara negatif dan hanya akan terus menimbulkan rasa lapar.
Inilah 10 jenis makanan paling populer yang dapat membuat tubuh Anda gampang sekali menimbun cadangan lemak :
1. Roti putih
Ini adalah jenis makanan yang kandungan seratnya sangat minim sehingga tidak akan membuat Anda kenyang lebih lama. Yang terjadi setelah Anda menyantap roti ini adalah gula darah melonjak dengan cepat, dan Anda segera merasa lapar lagi. 
Roti putih banyak ditemukan dalam produk makanan seperti burger atau sandwich.  Selain tidak mengandung banyak nutrisi, roti putih justru sering dikombinasikan dengan gula atau pemanis sehingga dapat memicu kenaikan berat badan dengan cepat. Saran para ahli adalah pilihlah roti gandum utuh dan kurangi kebiasaan makan roti putih.
2.  Sereal


Makanan ini banyak dipilih sebagai menu sarapan di perkotaan. Sayangnya, kebanyakan produk sereal di pasaran mengandung gula yang sangat tinggi, tetapi bernilai gizi rendah. Alhasil hal itu justru memicu penumpukan lemak dalam tubuh.  Yang kerap terjadi, setelah makan sereal, perut tidak merasa kenyang karena sereal tidak mengandung serat berarti.
Kalaupun tetap memilih sereal sebagai menu santapan, maka pilihlah yang benar-benar 100 persen terbuat dari gandum utuh. Selain itu, Anda dapat menyantap oatmeal dan menambahkan buah sebagai bagian dari sarapan.
3. Makanan versi diet
Banyak produk kini diberi label rendah lemak, rendah gula, atau khusus diet. Namun, hal yang perlu diingat adalah makanan ini mengandung zat kimia tambahan pangan, seperti pewarna, panambah rasa, atau gula buatan yang tentu memiliki risiko bagi kesehatan. Hal lain yang perlu diingat adalah makanan ini berisiko membuat gula darah menjadi anjlok sehingga Anda cepat merasa lapar. Lebih bijaksana bila Anda memilih buah-buahan alami atau sayuran ketimbang mengonsumsi jenis makanan ini.  


4.  Ayam goreng
Ini adalah menu favorit banyak orang. Akan tetapi, tak banyak yang sadar kalau ayam goreng mengandung lemak yang sangat tinggi karena pemrosesannya menggunakan minyak dengan temperatur tinggi. Pilihlah ayam yang dipanggang dengan bagian daging tanpa lemak.


5. Kopi dengan "creamer" dan pemanis

Kandungan kalori dari secangkir kopi instan plus gula dan creamer bisa mencapai 800 kalori atau hampir separuh dari kebutuhan harian Anda. Kopi atau jenis minuman ringan memang salah satu sumber kalori tersembunyi sehingga banyak dari Anda tak menyadari kalau kebiasaan menenggak kopi dengan gula dan creamer membuat tubuh mengasup kalori berlebihan. Bagi penggemar kopi, Anda disarankan untuk membuat kopi dengan mengatur gula dan creamer secara bijak.


6. Permen dan gula-gula
Ini adalah pilihan paling buruk bagi mereka yang sedang menguruskan badan. Sebagian besar permen hanya mengandung pemanis dan zat kimia tambahan pangan, seperti pewarna atau pengawet. Selain bisa membuat ketagihan, permen tak mengandung gizi berarti, juga membuat tubuh terus menimbun cadangan lemak.



7. Kentang goreng
Kentang sebenarnya jenis bahan makanan dengan kalori rendah. Namun, bila sudah diproses dengan penggorengan bersuhu tinggi, nilai kalorinya melonjak. Makanan ini juga kerap disantap dengan menu berkalori tinggi lainnya di restoran cepat saji, seperti ayam goreng atau burger yang jelas membuat Anda keranjingan. Kalaupun harus makan di restoran cepat saji, maka cobalah untuk tidak memesan kentang goreng.

8. "Pastri", donat, dan makanan ringan
Makanan ini tidak dapat membuat perut kenyang lebih lama karena rendah serat. Selain banyak mengandung gula atau menggunakan pemanis jenis high fructose corn syrup, makanan jenis ini kerap dibuat dengan gandum atau jagung yang telah diproses. Semua bahan makanan ini dapat membuat gula darah dalam tubuh melonjak dengan cepat dan mempercepat timbunan lemak.
Saat mengasup banyak makanan manis, tubuh akan memproduksi hormon insulin untuk mengendalikan kadar glukosa dalam darah. Tingginya glukosa membuat tubuh bisa kelebihan cadangan. Glukosa yang tidak habis terpakai sebagai energi akan ditimbun di bawah lapisan daging dan kulit sebagai lemak. Insulin adalah hormon yang tidak hanya menurunkan gula darah, tetapi juga memberi signal untuk menimbun lemak.
9. Keripik kentang

Jangan sepelekan keripik kentang. Meski terdengar ringan, makanan ini sangat tinggi kalori, tetapi nilai gizinya nol. Proses pengolahannya menggunakan pemanasan tinggi dengan krim dan mentega, yang membuat makanan ini sangat buruk. Keripik kentang juga mengandung bahan pengawet dan garam yang tinggi sehingga menambah risiko bagi kesehatan.  

10. Minuman soda
Soda mengandung kadar gula tinggi. Gula secara instan memberi energi dan membuat tubuh melepaskan serotonin (neurotransmitter yang memperbaiki suasana hati) sehingga banyak yang kecanduan soda cenderung berpostur gemuk.
Peneliti di University of Texas menemukan, soda meningkatkan risiko obesitas rata-rata 32,8 persen, sedangkan diet coke (soda bebas gula) justru meningkatkan risiko hingga 54,5 persen. Kesimpulannya, soda bebas gula tak selalu sehat. Sebagian besar minuman soda mengandung 250 kalori per 600 ml. Tak ada kandungan nutrisi atau mineral di dalamnya, tetapi hanya gula dan kafein.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Disiplin Makan Buah agar Tak Lekas Tua




KOMPAS.com — Cobalah menakar kembali konsumsi buah Anda setiap hari. Sudahkah bervariasi, dari jenis, warna, dan porsinya? Bicara porsi idealnya harus 10 porsi buah setiap hari. Jika belum, saatnya melatih diri, membiasakan makan buah mendekati atau persis dengan porsi ideal. Itu jika ingin kulit selalu muda dan segar, serta menunda penuaan datang terlalu dini.
Dokter spesialis gizi klinis, dr Samuel Oetoro, SpGK, menjelaskan bahwa buah-buahan tak hanya merupakan sumber vitamin, namun juga mengandung antioksidan yang tinggi. Kandungan antioksidan didapat dari zat warna buah. 
Jadi pastikan Anda mengonsumsi buah sesuai porsi ideal, dengan varian jenis dan warna buah agar manfaat antiagingdari antioksidannya semakin optimal.

"Satu zat warna dari buah mengandung antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas. Manfaat ini bisa mengatasi berbagai penyakit, termasuk juga membuat kulit lebih segar, cerah, dan tidak keriput. Apalagi jika aktivitas sehari-hari lebih banyak bersentuhan dengan sinar matahari," kata dr Samuel di sela-sela peringatan Hari Buah Sedunia "Buavita Fruit Hour" di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Dengan rutin makan buah, baik buah utuh, dihancurkan (diblender), atau dibuat jus buah setiap hari, 10 porsi, 10 jenis, dan 10 warna buah berbeda setiap hari, asupan antioksidan bisa terpenuhi. Usahakan minimal lima porsi sehari, tambah dr Samuel.

"Semakin banyak makan buah, semakin besar efek antioksidannya. Latih makan buah dari tiga porsi, meningkat ke lima, tujuh, sepuluh porsi setiap hari. Upayakan makan buah yang bervariasi karena jenis buah berlimpah dan murah," tegas dr Samuel. Pisang, semangka, dan pepaya, menurutnya, mudah dan murah didapatkan untuk memenuhi kebutuhan asupan buah setiap hari.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Buah yang Mempercantik Tubuh

KOMPAS.com — Setiap orang disarankan mengonsumsi buah, idealnya 10 porsi dalam satu hari. Jika 10 porsi masih terlampau sulit bagi Anda, setidaknya asup 3-5 porsi buah per hari. Anda bisa mengombinasikan berbagai jenis buah dalam menu harian.

Beberapa waktu lalu, ahli gizi klinis dr Samuel Oetoro, SpGK menyebutkan, 10 porsi buah yang aman dikonsumsi setiap hari adalah apel, pir, jeruk, jambu, anggur, semangka, melon, pepaya, markisa, dan tomat. Anda bisa mengonsumsi 10 porsi buah, beda jenis dan warna, setiap hari, dengan cara memakan buah utuh, dihancurkan (diblender), atau dibuat jus.

Agar tak bosan, Anda bisa mengombinasikan empat pilihan buah itu dalam menu harian. Keempat buah itu punya manfaat yang didambakan banyak perempuan, seperti membakar lemak, menghaluskan kulit, mencegah penuaan, dan berefek menenangkan. Disiplin makan buah setiap hari juga bisa mencegah penuaan dini.

Jambu biji 


Jambu biji berkhasiat sebagai antioksidan. Senyawa dalam jambu biji dapat menetralisir toksin yang berasal dari polusi dan asap rokok sehingga tidak merusak sel serta mencegah penuaan dan penyakit.









Kiwi

Satu buah kiwi memberikan asupan sekitar 95 persen angka kecukupan vitamin C setiap hari serta vitamin E. Kandungan vitamin ini dapat meningkatkan kolagen untuk menghaluskan kulit. Selain menguatkan jaringan penghubung, juga melembabkan permukaan kulit sehingga kulit tampak mulus dan cerah. 













Kelapa

Kelapa mampu menurunkan berat badan. Minyak kelapa mengandung lemak khusus yang disebut medium chain triglycerides (MCT) yang meningkatkan energi sehingga dapat menstabilkan gula darah, mengeluarkan lemak dari liver, dan meningkatkan metabolisme pembakaran lemak hingga 50 persen. 













Markisa

Markisa membuat tidur lebih nyenyak karena mengandung vitamin B yang menenangkan. Buah ini juga mengandung potasium yang membuat rileks sistem saraf.

(Dari berbagai sumber)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kapan Obat akan memberi efek bagi tubuh anda???

Efek suatu obat tidak selalu muncul seketika, kadang butuh jeda beberapa saat sejak waktu pemberian. Ada jenis obat yang memberikan efek sangat cepat, ada juga yang harus ditunggu sampai berjam-jam sampai benar-benar terasa khasiatnya.




Banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan aksi obat, antara lain ukuran partikel dan kondisi individual si pasien. Namun di antara berbagai faktor tersebut, jenis sediaan obat dan cara pemberian paling menentukan seberapa cepat obat bisa memberikan efek pada pasien.

Dari berbagai sumber lembaga obat dan konsumen yang dilansirdetikHealth, Senin (18/4/2011) dari sumber-sumber sepertiwww.doitnow.org, www.docstoc.com, FDA dan Mayoclinic ada kecepatan yang berbeda reaksi obat yang masuk ke dalam tubuh.

Jenis-jenis obat yang memberikan efek paling cepat berdasarkan cara pemberiannya adalah:

1. Inhalasi (7-10 detik)
Obat hirup atau inhalasi yang dihirup maupun disemprotkan langsung ke hidung memberikan efek paling cepat dibandingkan jenis obat yang lain. Partikel obat yang terhirup akan masuk ke paru-paru dan langsung dibawa ke otak oleh pembuluh darah yang ada di sana.

Dengan mekanisme yang sama, racun nikotin dalam rokok disebut-sebut hanya butuh 7 detik untuk memicu kerusakan di otak. Meski sama-sama tidak sehat, permen nikotin lebih lambat memicu kerusakan dibandingkan rokok biasa yang dihirup asapnya.

Jenis obat inhalasi memang lebih diperuntukkan bagi pasien yang membutuhkan efek cepat misalnya pada serangan asma. Meski beberapa sumber menyebut efeknya muncul antara 7-10 detik, kecepatannya juga dipengaruhi faktor lain termasuk ukuran partikel dan kondisi individual si pasien.

2. Injeksi (15 detik - 5 menit)
Obat suntik atau injeksi termasuk jenis obat yang memberikan efek paling cepat, sehingga banyak dipilih dalam kondisi gawat darurat. Dibandingkan obat yang ditelan, obat suntik lebih cepat mencapai pembuluh darah sehingga cepat didistribusikan keseluruh tubuh.

Kecepatan obat suntik dalam memberikan efek berbeda-beda tergantung jenis injeksi atau penyuntikan. Injeksi intravena memberikan efek paling cepat karena langsung disuntikkan ke pembuluh darah, sementara injeksi subkutan (di bawah kulit) dan intramuskular (di jaringan otot) efeknya lebih lambat.

Pemberian obat suntik hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis, kecuali pada kondisi tertentu misalnya pasien diabetes tipe-1 yang sewaktu-waktu harus menyuntikkan insulin sendiri. Jenis obat suntik lain seperti pereda nyeri, antibiotik dan vitamin tidak boleh disuntikkan sendiri.

3. Obat topikal (5 menit - 30 menit)
Obat-obat topikal yang diberikan melalui permukaan tubuh seperti salep, koyok, tablet vagina dan supositoria merupakan jenis obat yang memberikan efek dengan kecepatan sanagt bervariasi. Tidak secepat injeksi dan inhalasi, namun sebagian ada yang lebih cepat dibandingkan obat telan.

Efek yang cepat umumnya bersifat lokal, hanya di sekitar lokasi pemberian misalnya salep nyeri otot yang isinya anestesi lokal. Sementara obat topikal yang efeknya sistemik misalnya plester nikotin didesain untuk bekerja lebih lambat dengan durasi lebih lama, untuk mengatasi kecanduan rokok.

Lokasi pemberian juga mempengaruhi kecepatan aksi obat. Untuk obat yang bersifat sistemik, pemberian di permukaan kulit luar memberikan efek lebih lambat dibandingkan dengan supositoria atau tablet vagina yang diserap melalui anus serta dinding vagina.

4. Obat oral (5 menit - 1 jam)
Obat-obat yang diberikan lewat mulut seperti tablet, kapsul dan sirup memberikan efek relatif lebih lambat dibandingkan injeksi dan inhalasi. Karena lambat, obat oral jauh lebih aman karena jika terjadi kesalahan masih ada kesempatan untuk memuntahkannya kembali.

Kecepatan aksinya dipengaruhi banyak faktor, terutama bentuk sediaan. Sirup paling cepat karena tidak butuh waktu untuk disolusi atau memecah partikel, sedangkan yang paling lama adalah tablet salut selaput (film coated) yang didesain agar tidak pecah di lambung.

Tablet hisap (sublingual) sebenarnya memberikan efek paling cepat, namun secara teknis tidak bisa dibandingkan dengan obat-obat oral lainnya. Penyerapan zat aktif pada tablet hisap tidak terjadi di saluran pencernaan melainkan di bawah lidah dan rongga mulut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sudah Diet.... Tapi BB tetap gak turun???


1. Diet sembarangan
Banyak wanita yang melakukan diet ketat dan berolahraga tanpa didampingi ahli nutrisi. Apakah Anda juga begitu? Hati-hati, kebutuhan setiap tubuh berbeda-beda. Jangan sampai diet yang dilakukan malah bikin tubuh makin melar.

Solusi: Jangan selalu mengikuti tren diet atau olahraga. Sebaiknya Anda konsisten dengan hal yang sedang Anda lakukan. Galilah informasi pada sumber terpercaya, seperti dokter, pelatih, atau ahli gizi.

2. Kecanduan konsumsi makanan berlabel “bebas lemak”
Jika membeli produk camilan atau makanan untuk diet, mungkin Anda akan lebih memilih yang berlabel “fat free” atau “sugar free”. Hal itu justru bisa mengagalkan diet Anda. Produk berlabel “fat free” malah memicu Anda mengonsumsi lebih banyak makanan.

Solusi: Sebaiknya Anda tetap menjalani jadwal makan tiga kali sehari. Pagi, siang, dan malam. Namun, cobalah mengurangi porsi makanan Anda. Dan selingi dengan mengemil buah.

3. Tidak sarapan
Tidak sarapan akan memicu Anda untuk membeli camilan manis, yang malah akan menambah berat badan. Menurut peneliti dari Universitas Massachusetts, AS, orang tidak sarapan memiliki risiko obesitas lima kali lebih besar dibandingkan dengan orang sarapan setiap pagi.

Solusi: Sarapan 1 - 1,5 jam sebelum Anda melakukan aktivitas setiap hari. Pastikan kandungan dalam sarapan lengkap dan bisa menjadi model energy untuk beraktivitas.

4. Mengonsumsi banyak gula
Konsumsi gula dalam jumlah besar setiap hari bisa membuat berat Anda bertambah. Makanan manis yang mengandung banyak gula juga tidak membuat kenyang, tapi justru ketagihan.

Solusi: Mengurangi konsumsi gula diet Anda akan sangat efektif. Perhatikan komposisi makanan kemasan sebelum dikonsumsi. Dengan begitu, asupan gula ke dalam tubuh tidak 'kebablasan'.

5. Tidak melakukan angkat beban
Banyak wanita yang takut memliki badan kekar, jika terlalu sering mengangkat beban.

Solusi: Cobalah melakukan latihan angkat beban tiga kali dalam seminggu. Hal itu akan membuat otot Anda terjaga, dan bisa membakar kalori lebih cepat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Khasiat Semangka bagi Kesehatan

Banyak orang menyangka, semangka memiliki kandungan gizi yang sedikit, ketimbang buah lain. Jangan salah kaprah! Menurut buku, The Visual Food Encyclopedia, buah menyegarkan ini selain bebas lemak, rendah kalori dan berkhasiat meningkatkan energi, ternyata juga mengandung multivitamin.










Kaya kandungan vitamin A, semangka bermanfaat untuk kesehatan mata. Selain itu, kandungan vitamin B6 di dalamnya juga membantu memproduksi zat kimiawi dalam otak, seperti serotonin, melatonin, dan dopamine, yang dapat 
meredam stres dan rasa gelisah. 


Tak ketinggalan, jika Anda hobi mengonsumsi buah ini, vitamin C juga bisa didapatkan yang berguna untuk kekebalan tubuh, melindungi dari virus dan radikal bebas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS