Perempuan Jelang Menopause Rentan Obesitas
Perempuan Selalu Kuat Menjalani Siklus Hidupnya
KOMPAS.com — Dalam menjalani siklus hidupnya, perempuan memiliki fokus dan orientasi berbeda. Saat masih lajang, fokus perempuan cenderung bertualang mencari pengalaman. Sedangkan begitu menikah, orientasi perempuan lebih mengedepankan keluarga. Ketika perempuan menikah, memiliki anak, tapi akhirnya berpisah atau hidup sendiri tanpa pasangan, posisinya lebih sulit karena ia berperan sebagai pembawa perubahan sekaligus pejuang dan survivor untuk diri dan anaknya. Meski menjalani siklus yang berbeda, perempuan tetap memiliki lima kekuatan dalam dirinya.
Hasil riset menunjukkan, saat lajang perempuan cenderung menjadi pemburu pengalaman, senang bertualang, dan fokus pada pencapaian. Ketika menjadi petualang, perempuan lajang menunjukkan kekuatannya sebagai sosok yang optimis dan mengejar kebahagiaan diri. Perempuan lajang juga suka mencari pengalaman berbeda, karenanya mereka cenderung mampu menjadi sosokmultitasking. Perempuan lajang juga cenderung mengejar pencapaian diri, karenanya mereka mengandalkan kekuatannya sebagaientrepreneur dan networker.
Sementara bagi perempuan menikah, karakter yang ingin memastikan seluruh keluarganya bahagia mendorong mereka untuk menjadi pengasuh keluarga, memerhatikan setiap detail seluruh kebutuhan keluarganya. Karenanya perempuan menikah, baik bekerja atau tidak, memiliki optimisme yang tinggi dalam menjalani pasang surut kehidupannya. Karakter multitasking yang identik dengan perempuan juga dimiliki perempuan menikah. Perannya sebagai ibu, istri, dan profesional membuatnya selalu menyeimbangkan peran. Perempuan menikah, dengan berbagai kompleksitas perannya, bahkan masih menjadi sumber kekuatan keluarga.
Lain lagi bagi perempuan yang menjadi orangtua tunggal. Seperti dikatakan di awal, perempuan memiliki lima kekuatan (WOMEN). Perempuan selalu merasa ingin bahagia, baik untuk dirinya maupun keluarganya. Perempuan orangtua tunggal, akan selalu berupaya sekuat tenaga untuk membahagiakan diri dan anaknya, karenanya mereka memiliki optimisme tinggi untuk selalu membuat perubahan dalam kehidupannya. Perempuan yang menjadi orangtua tunggal hidup sebagai survivor, di sinilah kekuatan multitasking perempuan mampu membantunya mengatasi setiap persoalan. Single mother juga seorang pejuang kehidupan. Kekuatan perempuan sebagaientrepreneur dan networker membekali single mother untuk memperjuangkan hidupnya sendirian.
"Single parents memiliki fungsi paling sulit dibandingkan perempuan lajang dan menikah, karenanya orangtua tunggal perempuan membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak," jelas Hermawan.
Apa pun kondisi Anda saat ini, yakinilah bahwa perempuan selalu punya lima kekuatan yang takkan melemahkannya. Riset sudah membuktikan, dalam berbagai siklus hidupnya, perempuan terbukti tangguh menjalani setiap perannya.
Pendekatan Kesehatan Jiwa Wanita Menopause
2. Pemeriksaan laboratorium penunjang yang perlu (termasuk fungsi hormon)
3. Pemeriksaan status kesehatan jiwa termasuk skrining adanya gangguan kesehatan jiwa pada klien oleh psikiater (dr.SpKJ)
4. Tatalaksana sesuai hasil pemeriksaan status kesehatan klien baik secara hormonal, farmakoterapi maupun psikoterapi/konseling
10 Makanan Bikin Tubuh Makin Melar
Ini adalah jenis makanan yang kandungan seratnya sangat minim sehingga tidak akan membuat Anda kenyang lebih lama. Yang terjadi setelah Anda menyantap roti ini adalah gula darah melonjak dengan cepat, dan Anda segera merasa lapar lagi.
Banyak produk kini diberi label rendah lemak, rendah gula, atau khusus diet. Namun, hal yang perlu diingat adalah makanan ini mengandung zat kimia tambahan pangan, seperti pewarna, panambah rasa, atau gula buatan yang tentu memiliki risiko bagi kesehatan. Hal lain yang perlu diingat adalah makanan ini berisiko membuat gula darah menjadi anjlok sehingga Anda cepat merasa lapar. Lebih bijaksana bila Anda memilih buah-buahan alami atau sayuran ketimbang mengonsumsi jenis makanan ini.
Kandungan kalori dari secangkir kopi instan plus gula dan creamer bisa mencapai 800 kalori atau hampir separuh dari kebutuhan harian Anda. Kopi atau jenis minuman ringan memang salah satu sumber kalori tersembunyi sehingga banyak dari Anda tak menyadari kalau kebiasaan menenggak kopi dengan gula dan creamer membuat tubuh mengasup kalori berlebihan. Bagi penggemar kopi, Anda disarankan untuk membuat kopi dengan mengatur gula dan creamer secara bijak.
Ini adalah pilihan paling buruk bagi mereka yang sedang menguruskan badan. Sebagian besar permen hanya mengandung pemanis dan zat kimia tambahan pangan, seperti pewarna atau pengawet. Selain bisa membuat ketagihan, permen tak mengandung gizi berarti, juga membuat tubuh terus menimbun cadangan lemak.
Kentang sebenarnya jenis bahan makanan dengan kalori rendah. Namun, bila sudah diproses dengan penggorengan bersuhu tinggi, nilai kalorinya melonjak. Makanan ini juga kerap disantap dengan menu berkalori tinggi lainnya di restoran cepat saji, seperti ayam goreng atau burger yang jelas membuat Anda keranjingan. Kalaupun harus makan di restoran cepat saji, maka cobalah untuk tidak memesan kentang goreng.
Makanan ini tidak dapat membuat perut kenyang lebih lama karena rendah serat. Selain banyak mengandung gula atau menggunakan pemanis jenis high fructose corn syrup, makanan jenis ini kerap dibuat dengan gandum atau jagung yang telah diproses. Semua bahan makanan ini dapat membuat gula darah dalam tubuh melonjak dengan cepat dan mempercepat timbunan lemak.
Disiplin Makan Buah agar Tak Lekas Tua
"Semakin banyak makan buah, semakin besar efek antioksidannya. Latih makan buah dari tiga porsi, meningkat ke lima, tujuh, sepuluh porsi setiap hari. Upayakan makan buah yang bervariasi karena jenis buah berlimpah dan murah," tegas dr Samuel. Pisang, semangka, dan pepaya, menurutnya, mudah dan murah didapatkan untuk memenuhi kebutuhan asupan buah setiap hari.Buah yang Mempercantik Tubuh
KOMPAS.com — Setiap orang disarankan mengonsumsi buah, idealnya 10 porsi dalam satu hari. Jika 10 porsi masih terlampau sulit bagi Anda, setidaknya asup 3-5 porsi buah per hari. Anda bisa mengombinasikan berbagai jenis buah dalam menu harian.
Beberapa waktu lalu, ahli gizi klinis dr Samuel Oetoro, SpGK menyebutkan, 10 porsi buah yang aman dikonsumsi setiap hari adalah apel, pir, jeruk, jambu, anggur, semangka, melon, pepaya, markisa, dan tomat. Anda bisa mengonsumsi 10 porsi buah, beda jenis dan warna, setiap hari, dengan cara memakan buah utuh, dihancurkan (diblender), atau dibuat jus.
Agar tak bosan, Anda bisa mengombinasikan empat pilihan buah itu dalam menu harian. Keempat buah itu punya manfaat yang didambakan banyak perempuan, seperti membakar lemak, menghaluskan kulit, mencegah penuaan, dan berefek menenangkan. Disiplin makan buah setiap hari juga bisa mencegah penuaan dini.
Jambu biji

Jambu biji berkhasiat sebagai antioksidan. Senyawa dalam jambu biji dapat menetralisir toksin yang berasal dari polusi dan asap rokok sehingga tidak merusak sel serta mencegah penuaan dan penyakit.
Kiwi
Satu buah kiwi memberikan asupan sekitar 95 persen angka kecukupan vitamin C setiap hari serta vitamin E. Kandungan vitamin ini dapat meningkatkan kolagen untuk menghaluskan kulit. Selain menguatkan jaringan penghubung, juga melembabkan permukaan kulit sehingga kulit tampak mulus dan cerah. Kelapa
Kelapa mampu menurunkan berat badan. Minyak kelapa mengandung lemak khusus yang disebut medium chain triglycerides (MCT) yang meningkatkan energi sehingga dapat menstabilkan gula darah, mengeluarkan lemak dari liver, dan meningkatkan metabolisme pembakaran lemak hingga 50 persen. Markisa
Markisa membuat tidur lebih nyenyak karena mengandung vitamin B yang menenangkan. Buah ini juga mengandung potasium yang membuat rileks sistem saraf.
(Dari berbagai sumber)
Kapan Obat akan memberi efek bagi tubuh anda???
Efek suatu obat tidak selalu muncul seketika, kadang butuh jeda beberapa saat sejak waktu pemberian. Ada jenis obat yang memberikan efek sangat cepat, ada juga yang harus ditunggu sampai berjam-jam sampai benar-benar terasa khasiatnya.
Banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan aksi obat, antara lain ukuran partikel dan kondisi individual si pasien. Namun di antara berbagai faktor tersebut, jenis sediaan obat dan cara pemberian paling menentukan seberapa cepat obat bisa memberikan efek pada pasien.
Dari berbagai sumber lembaga obat dan konsumen yang dilansirdetikHealth, Senin (18/4/2011) dari sumber-sumber sepertiwww.doitnow.org, www.docstoc.com, FDA dan Mayoclinic ada kecepatan yang berbeda reaksi obat yang masuk ke dalam tubuh.
Jenis-jenis obat yang memberikan efek paling cepat berdasarkan cara pemberiannya adalah:
1. Inhalasi (7-10 detik)
Obat hirup atau inhalasi yang dihirup maupun disemprotkan langsung ke hidung memberikan efek paling cepat dibandingkan jenis obat yang lain. Partikel obat yang terhirup akan masuk ke paru-paru dan langsung dibawa ke otak oleh pembuluh darah yang ada di sana.
Dengan mekanisme yang sama, racun nikotin dalam rokok disebut-sebut hanya butuh 7 detik untuk memicu kerusakan di otak. Meski sama-sama tidak sehat, permen nikotin lebih lambat memicu kerusakan dibandingkan rokok biasa yang dihirup asapnya.
Jenis obat inhalasi memang lebih diperuntukkan bagi pasien yang membutuhkan efek cepat misalnya pada serangan asma. Meski beberapa sumber menyebut efeknya muncul antara 7-10 detik, kecepatannya juga dipengaruhi faktor lain termasuk ukuran partikel dan kondisi individual si pasien.
2. Injeksi (15 detik - 5 menit)
Obat suntik atau injeksi termasuk jenis obat yang memberikan efek paling cepat, sehingga banyak dipilih dalam kondisi gawat darurat. Dibandingkan obat yang ditelan, obat suntik lebih cepat mencapai pembuluh darah sehingga cepat didistribusikan keseluruh tubuh.
Kecepatan obat suntik dalam memberikan efek berbeda-beda tergantung jenis injeksi atau penyuntikan. Injeksi intravena memberikan efek paling cepat karena langsung disuntikkan ke pembuluh darah, sementara injeksi subkutan (di bawah kulit) dan intramuskular (di jaringan otot) efeknya lebih lambat.
Pemberian obat suntik hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis, kecuali pada kondisi tertentu misalnya pasien diabetes tipe-1 yang sewaktu-waktu harus menyuntikkan insulin sendiri. Jenis obat suntik lain seperti pereda nyeri, antibiotik dan vitamin tidak boleh disuntikkan sendiri.
3. Obat topikal (5 menit - 30 menit)
Obat-obat topikal yang diberikan melalui permukaan tubuh seperti salep, koyok, tablet vagina dan supositoria merupakan jenis obat yang memberikan efek dengan kecepatan sanagt bervariasi. Tidak secepat injeksi dan inhalasi, namun sebagian ada yang lebih cepat dibandingkan obat telan.
Efek yang cepat umumnya bersifat lokal, hanya di sekitar lokasi pemberian misalnya salep nyeri otot yang isinya anestesi lokal. Sementara obat topikal yang efeknya sistemik misalnya plester nikotin didesain untuk bekerja lebih lambat dengan durasi lebih lama, untuk mengatasi kecanduan rokok.
Lokasi pemberian juga mempengaruhi kecepatan aksi obat. Untuk obat yang bersifat sistemik, pemberian di permukaan kulit luar memberikan efek lebih lambat dibandingkan dengan supositoria atau tablet vagina yang diserap melalui anus serta dinding vagina.
4. Obat oral (5 menit - 1 jam)
Obat-obat yang diberikan lewat mulut seperti tablet, kapsul dan sirup memberikan efek relatif lebih lambat dibandingkan injeksi dan inhalasi. Karena lambat, obat oral jauh lebih aman karena jika terjadi kesalahan masih ada kesempatan untuk memuntahkannya kembali.
Kecepatan aksinya dipengaruhi banyak faktor, terutama bentuk sediaan. Sirup paling cepat karena tidak butuh waktu untuk disolusi atau memecah partikel, sedangkan yang paling lama adalah tablet salut selaput (film coated) yang didesain agar tidak pecah di lambung.
Tablet hisap (sublingual) sebenarnya memberikan efek paling cepat, namun secara teknis tidak bisa dibandingkan dengan obat-obat oral lainnya. Penyerapan zat aktif pada tablet hisap tidak terjadi di saluran pencernaan melainkan di bawah lidah dan rongga mulut.
Sudah Diet.... Tapi BB tetap gak turun???
Banyak wanita yang melakukan diet ketat dan berolahraga tanpa didampingi ahli nutrisi. Apakah Anda juga begitu? Hati-hati, kebutuhan setiap tubuh berbeda-beda. Jangan sampai diet yang dilakukan malah bikin tubuh makin melar.
Solusi: Jangan selalu mengikuti tren diet atau olahraga. Sebaiknya Anda konsisten dengan hal yang sedang Anda lakukan. Galilah informasi pada sumber terpercaya, seperti dokter, pelatih, atau ahli gizi.
2. Kecanduan konsumsi makanan berlabel “bebas lemak”
Jika membeli produk camilan atau makanan untuk diet, mungkin Anda akan lebih memilih yang berlabel “fat free” atau “sugar free”. Hal itu justru bisa mengagalkan diet Anda. Produk berlabel “fat free” malah memicu Anda mengonsumsi lebih banyak makanan.
Solusi: Sebaiknya Anda tetap menjalani jadwal makan tiga kali sehari. Pagi, siang, dan malam. Namun, cobalah mengurangi porsi makanan Anda. Dan selingi dengan mengemil buah.
3. Tidak sarapan
Tidak sarapan akan memicu Anda untuk membeli camilan manis, yang malah akan menambah berat badan. Menurut peneliti dari Universitas Massachusetts, AS, orang tidak sarapan memiliki risiko obesitas lima kali lebih besar dibandingkan dengan orang sarapan setiap pagi.
Solusi: Sarapan 1 - 1,5 jam sebelum Anda melakukan aktivitas setiap hari. Pastikan kandungan dalam sarapan lengkap dan bisa menjadi model energy untuk beraktivitas.
4. Mengonsumsi banyak gula
Konsumsi gula dalam jumlah besar setiap hari bisa membuat berat Anda bertambah. Makanan manis yang mengandung banyak gula juga tidak membuat kenyang, tapi justru ketagihan.
Solusi: Mengurangi konsumsi gula diet Anda akan sangat efektif. Perhatikan komposisi makanan kemasan sebelum dikonsumsi. Dengan begitu, asupan gula ke dalam tubuh tidak 'kebablasan'.
5. Tidak melakukan angkat beban
Banyak wanita yang takut memliki badan kekar, jika terlalu sering mengangkat beban.
Solusi: Cobalah melakukan latihan angkat beban tiga kali dalam seminggu. Hal itu akan membuat otot Anda terjaga, dan bisa membakar kalori lebih cepat.
Khasiat Semangka bagi Kesehatan
Banyak orang menyangka, semangka memiliki kandungan gizi yang sedikit, ketimbang buah lain. Jangan salah kaprah! Menurut buku, The Visual Food Encyclopedia, buah menyegarkan ini selain bebas lemak, rendah kalori dan berkhasiat meningkatkan energi, ternyata juga mengandung multivitamin.Kaya kandungan vitamin A, semangka bermanfaat untuk kesehatan mata. Selain itu, kandungan vitamin B6 di dalamnya juga membantu memproduksi zat kimiawi dalam otak, seperti serotonin, melatonin, dan dopamine, yang dapat
meredam stres dan rasa gelisah.
Tak ketinggalan, jika Anda hobi mengonsumsi buah ini, vitamin C juga bisa didapatkan yang berguna untuk kekebalan tubuh, melindungi dari virus dan radikal bebas.

















