RSS

Halaman

Pendekatan Kesehatan Jiwa Wanita Menopause

Oleh : dr.Andri,SpKJ *
Menopause adalah suatu fase kehidupan yang akan dialami semua wanita yang mengalami menstruasi. Terlepas dari fisiologi terjadinya menopause itu sendiri, seringkali wanita yang mengalami menopause mengalami keadaan psikologis yang sering membuat kualitas hidupnya menurun.
Beberapa gejala terkait psikologis yang sering muncul akibat menopause adalah gangguan tidur, perubahan libido, suasana perasaan yang tidak menentu (mood swings), mudah tersinggung, mudah menangis, kecemasan, nafsu makan bertambah, mudah lupa dan kelelahan.

Aspek kesehatan jiwa menopause
Pembicaraan tentang menopause di negara maju selalu menimbulkan pro dan kontra. Kelompok feminis merasa enggan membicarakan hal ini karena dianggap merendahkan wanita. Pembicaraan tentang reproduksi hormon wanita kerap memunculkan kemarahan di kalangan tertentu. Isu persamaan jender menjadi hal yang sangat menjadi penghambat membicarakan hal ini secara terbuka.
Pandangan beberapa psikoanalisis mengenai hal ini adalah bahwa pria dan wanita sama-sama menyangkal adanya perubahan fisik, perilaku dan suasana perasaan akibat menopause. Penyangkalan ini adalah suatu upaya untuk mempertahankan diri dari sebuah perasaan kehilangan dan keterbatasan yang secara alami terjadi pada usia-usia wanita yang mengalami menopause. Para ahli psikoanalisis belakangan ini menyimpulkan bahwa menopause sangat berarti bagi seorang wanita, merupakan jati diri dari subuah feminitas seorang wanita.
Penelitian saat ni menemukan bukti bahwa depresi pada masa transisi menopause merupakan hal yang bersifat mandiri. Artinya, sedikit sekali dipengaruhi oleh riwayat keluarga dan usia awitan terjadinya gangguan depresi yang biasanya lebih muda. Penelitian yang bersifat potong lintang ataupun berbasis masyarakat juga menyimpulkan adanya hubungan antara masa transisi menopause dengan terjadinya gejala-gejala gangguan depresi.
Terdapat dua teori tentang terjadinya peningkatan gangguan depresi pada masa transisi menopause. Pertama adalah teori estrogen withdrawal yang searah idenya dengan teori aksis Hipothalamus Pituitary Gonadal (HPG) yang menyebabkan gangguan depresi. Estrogen dipercaya memiliki kualitas sebagai antidepresan, yang meningkatkan fungsi serotonergik. Peningkatan insiden depresi dan gangguan vasomotor pada wanita yang mengalami penurunan estrogen akibat pembedahan mendukung teori ini. Beberapa penilitian bahkan menerangkan adanya hubungan antara fungsi ovarium dengan perbaikan suasana perasaan (mood).
Teori yang kedua disebut teori Domino. Wanita yang mengalami menopause mengalami banyak keluhan somatik seperti keringat malam, gangguan tidur yang mengarah ke ketidakstabilan mood dan depresi. Akan tetapi depresi seperti yang disebutkan di atas terkadang tidak disertai dengan gejala vasomotor, dan penelitian belakangan ini menunjukkan bahwa estrogen dapat memperbaiki moodpada wanita yang tidak mengalami hot flushes.
Gangguan cemas juga seringkali meningkat pada masa transisi menopause yang kadang disertai serangan panik. Terkadang gejala ini sulit dibedakan dengan hot flush.
Tatalaksana depresi wanita menopause
Estrogen dengan segala kontroversinya telah digunakan untuk mengatasi depresi pada wanita menopause sejak tahun 1930an. Penelitian saat ini telah menunjukkan estrogen efektif mengobati depresi pada transisi menopause namun tidak pada fase yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa pengenalan fase menopause oleh dokter menjadi sangat penting dalam keberhasilan terapi. Fluktuasi hormon pada fase ini juga yang sering disebut memberikan kontribusi terhadap terjadinya depresi.
Antidepresan terutama golongan SSRI juga membantu dalam tatalaksana karena sifatnya yang membantu kerja dari estrogen. Penelitian terakhir mengatakan bahwa terapi hormon menambah kerja dari antidepresan golongan SSRI ini dan pada suatu penelitian meningkatkan kognisi serta mengurangi kecemasan.
Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pasien jika mengalami gejala menopause :
1.    Pemeriksaan fisik oleh dokter ahli spesialis kandungan (SpOG)
2.    Pemeriksaan laboratorium penunjang yang perlu (termasuk fungsi hormon)
3.    Pemeriksaan status kesehatan jiwa termasuk skrining adanya gangguan kesehatan jiwa pada klien oleh psikiater (dr.SpKJ)
4.    Tatalaksana sesuai hasil pemeriksaan status kesehatan klien baik secara hormonal, farmakoterapi maupun psikoterapi/konseling
Sehingga adalah benar jika penatalaksanaan pasien dengan gejala emosional pada pasien menopause haruslah merupakan kerjasama antara dokter spesialis kebidanan dengan dokter spesialis kedokteran jiwa agar mencapai hasil yang maksimal.
* Psikiater Psikosomatik Medis Klinik Psikosomatik RS OMNI, Alam Sutera Anggota The Academy of Psychosomatic Medicine (APM)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

10 Makanan Bikin Tubuh Makin Melar

KOMPAS.com — Pilah-pilih makanan adalah salah satu syarat utama bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau sekadar mempertahankan bobot ideal.  Dalam menjaga berat ideal, Anda sebaiknya menghindari jenis-jenis makanan yang memengaruhi gula darah secara negatif dan hanya akan terus menimbulkan rasa lapar.
Inilah 10 jenis makanan paling populer yang dapat membuat tubuh Anda gampang sekali menimbun cadangan lemak :
1. Roti putih
Ini adalah jenis makanan yang kandungan seratnya sangat minim sehingga tidak akan membuat Anda kenyang lebih lama. Yang terjadi setelah Anda menyantap roti ini adalah gula darah melonjak dengan cepat, dan Anda segera merasa lapar lagi. 
Roti putih banyak ditemukan dalam produk makanan seperti burger atau sandwich.  Selain tidak mengandung banyak nutrisi, roti putih justru sering dikombinasikan dengan gula atau pemanis sehingga dapat memicu kenaikan berat badan dengan cepat. Saran para ahli adalah pilihlah roti gandum utuh dan kurangi kebiasaan makan roti putih.
2.  Sereal


Makanan ini banyak dipilih sebagai menu sarapan di perkotaan. Sayangnya, kebanyakan produk sereal di pasaran mengandung gula yang sangat tinggi, tetapi bernilai gizi rendah. Alhasil hal itu justru memicu penumpukan lemak dalam tubuh.  Yang kerap terjadi, setelah makan sereal, perut tidak merasa kenyang karena sereal tidak mengandung serat berarti.
Kalaupun tetap memilih sereal sebagai menu santapan, maka pilihlah yang benar-benar 100 persen terbuat dari gandum utuh. Selain itu, Anda dapat menyantap oatmeal dan menambahkan buah sebagai bagian dari sarapan.
3. Makanan versi diet
Banyak produk kini diberi label rendah lemak, rendah gula, atau khusus diet. Namun, hal yang perlu diingat adalah makanan ini mengandung zat kimia tambahan pangan, seperti pewarna, panambah rasa, atau gula buatan yang tentu memiliki risiko bagi kesehatan. Hal lain yang perlu diingat adalah makanan ini berisiko membuat gula darah menjadi anjlok sehingga Anda cepat merasa lapar. Lebih bijaksana bila Anda memilih buah-buahan alami atau sayuran ketimbang mengonsumsi jenis makanan ini.  


4.  Ayam goreng
Ini adalah menu favorit banyak orang. Akan tetapi, tak banyak yang sadar kalau ayam goreng mengandung lemak yang sangat tinggi karena pemrosesannya menggunakan minyak dengan temperatur tinggi. Pilihlah ayam yang dipanggang dengan bagian daging tanpa lemak.


5. Kopi dengan "creamer" dan pemanis

Kandungan kalori dari secangkir kopi instan plus gula dan creamer bisa mencapai 800 kalori atau hampir separuh dari kebutuhan harian Anda. Kopi atau jenis minuman ringan memang salah satu sumber kalori tersembunyi sehingga banyak dari Anda tak menyadari kalau kebiasaan menenggak kopi dengan gula dan creamer membuat tubuh mengasup kalori berlebihan. Bagi penggemar kopi, Anda disarankan untuk membuat kopi dengan mengatur gula dan creamer secara bijak.


6. Permen dan gula-gula
Ini adalah pilihan paling buruk bagi mereka yang sedang menguruskan badan. Sebagian besar permen hanya mengandung pemanis dan zat kimia tambahan pangan, seperti pewarna atau pengawet. Selain bisa membuat ketagihan, permen tak mengandung gizi berarti, juga membuat tubuh terus menimbun cadangan lemak.



7. Kentang goreng
Kentang sebenarnya jenis bahan makanan dengan kalori rendah. Namun, bila sudah diproses dengan penggorengan bersuhu tinggi, nilai kalorinya melonjak. Makanan ini juga kerap disantap dengan menu berkalori tinggi lainnya di restoran cepat saji, seperti ayam goreng atau burger yang jelas membuat Anda keranjingan. Kalaupun harus makan di restoran cepat saji, maka cobalah untuk tidak memesan kentang goreng.

8. "Pastri", donat, dan makanan ringan
Makanan ini tidak dapat membuat perut kenyang lebih lama karena rendah serat. Selain banyak mengandung gula atau menggunakan pemanis jenis high fructose corn syrup, makanan jenis ini kerap dibuat dengan gandum atau jagung yang telah diproses. Semua bahan makanan ini dapat membuat gula darah dalam tubuh melonjak dengan cepat dan mempercepat timbunan lemak.
Saat mengasup banyak makanan manis, tubuh akan memproduksi hormon insulin untuk mengendalikan kadar glukosa dalam darah. Tingginya glukosa membuat tubuh bisa kelebihan cadangan. Glukosa yang tidak habis terpakai sebagai energi akan ditimbun di bawah lapisan daging dan kulit sebagai lemak. Insulin adalah hormon yang tidak hanya menurunkan gula darah, tetapi juga memberi signal untuk menimbun lemak.
9. Keripik kentang

Jangan sepelekan keripik kentang. Meski terdengar ringan, makanan ini sangat tinggi kalori, tetapi nilai gizinya nol. Proses pengolahannya menggunakan pemanasan tinggi dengan krim dan mentega, yang membuat makanan ini sangat buruk. Keripik kentang juga mengandung bahan pengawet dan garam yang tinggi sehingga menambah risiko bagi kesehatan.  

10. Minuman soda
Soda mengandung kadar gula tinggi. Gula secara instan memberi energi dan membuat tubuh melepaskan serotonin (neurotransmitter yang memperbaiki suasana hati) sehingga banyak yang kecanduan soda cenderung berpostur gemuk.
Peneliti di University of Texas menemukan, soda meningkatkan risiko obesitas rata-rata 32,8 persen, sedangkan diet coke (soda bebas gula) justru meningkatkan risiko hingga 54,5 persen. Kesimpulannya, soda bebas gula tak selalu sehat. Sebagian besar minuman soda mengandung 250 kalori per 600 ml. Tak ada kandungan nutrisi atau mineral di dalamnya, tetapi hanya gula dan kafein.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Disiplin Makan Buah agar Tak Lekas Tua




KOMPAS.com — Cobalah menakar kembali konsumsi buah Anda setiap hari. Sudahkah bervariasi, dari jenis, warna, dan porsinya? Bicara porsi idealnya harus 10 porsi buah setiap hari. Jika belum, saatnya melatih diri, membiasakan makan buah mendekati atau persis dengan porsi ideal. Itu jika ingin kulit selalu muda dan segar, serta menunda penuaan datang terlalu dini.
Dokter spesialis gizi klinis, dr Samuel Oetoro, SpGK, menjelaskan bahwa buah-buahan tak hanya merupakan sumber vitamin, namun juga mengandung antioksidan yang tinggi. Kandungan antioksidan didapat dari zat warna buah. 
Jadi pastikan Anda mengonsumsi buah sesuai porsi ideal, dengan varian jenis dan warna buah agar manfaat antiagingdari antioksidannya semakin optimal.

"Satu zat warna dari buah mengandung antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas. Manfaat ini bisa mengatasi berbagai penyakit, termasuk juga membuat kulit lebih segar, cerah, dan tidak keriput. Apalagi jika aktivitas sehari-hari lebih banyak bersentuhan dengan sinar matahari," kata dr Samuel di sela-sela peringatan Hari Buah Sedunia "Buavita Fruit Hour" di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Dengan rutin makan buah, baik buah utuh, dihancurkan (diblender), atau dibuat jus buah setiap hari, 10 porsi, 10 jenis, dan 10 warna buah berbeda setiap hari, asupan antioksidan bisa terpenuhi. Usahakan minimal lima porsi sehari, tambah dr Samuel.

"Semakin banyak makan buah, semakin besar efek antioksidannya. Latih makan buah dari tiga porsi, meningkat ke lima, tujuh, sepuluh porsi setiap hari. Upayakan makan buah yang bervariasi karena jenis buah berlimpah dan murah," tegas dr Samuel. Pisang, semangka, dan pepaya, menurutnya, mudah dan murah didapatkan untuk memenuhi kebutuhan asupan buah setiap hari.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Roti Gandum Sumber Serat


Kompas.com — Kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat berpengaruh juga pada pilihan jenis makanan yang diasup, salah satunya pada jenis roti. Roti gandum belakangan ini banyak dipilih oleh mereka yang ingin menjaga kesehatan.
"Dibandingkan dengan roti putih, roti gandum memang kandungan karbohidratnya lebih sedikit, tetapi kaya serat," kata Hastie Fardianty, Marketing Manager PT Nippon Indosari Corporindo, yang memproduksi roti dengan merek Sari Roti ini.
Ia mengatakan, meski pasar roti gandum di Indonesia masih kecil, dalam beberapa tahun terakhir ini mencatat pertumbuhan yang baik. "Sejauh ini, penggemar roti gandum memang orang dewasa yang mapan atau mereka yang concernpada kesehatan, seperti penderita diabetes," paparnya, yang ditemui di sela-sela acara press conference program Sarapan Double Power Blue Band dan Sari Roti di Jakarta (10/5/2011).

Roti gandum terbuat dari tepung gandum utuh yang dalam proses penggilingannya hanya membuang kulit luarnya. Selain memiliki ciri berwarna agak gelap, roti gandum juga bertekstur kasar. "Roti yang terbuat dari kualitas gandum baik biasanya agak berat," katanya.
Serat yang dikandung dalam roti gandum telah terbukti memberikan manfaat yang baik pada tekanan darah. Selain itu, kandungan serat yang tinggi juga menyebabkan karbohidrat dalam roti gandum lebih lama dicerna tubuh sehingga perut terasa kenyang lebih lama dan tidak cepat menaikkan gula darah.
Hastie menyarankan agar roti gandum sebaiknya tidak dikonsumsi dengan selai. "Bisa ditambahkan mentega atau dikonsumsi langsung dengan susu nonlemak," katanya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Buah yang Mempercantik Tubuh

KOMPAS.com — Setiap orang disarankan mengonsumsi buah, idealnya 10 porsi dalam satu hari. Jika 10 porsi masih terlampau sulit bagi Anda, setidaknya asup 3-5 porsi buah per hari. Anda bisa mengombinasikan berbagai jenis buah dalam menu harian.

Beberapa waktu lalu, ahli gizi klinis dr Samuel Oetoro, SpGK menyebutkan, 10 porsi buah yang aman dikonsumsi setiap hari adalah apel, pir, jeruk, jambu, anggur, semangka, melon, pepaya, markisa, dan tomat. Anda bisa mengonsumsi 10 porsi buah, beda jenis dan warna, setiap hari, dengan cara memakan buah utuh, dihancurkan (diblender), atau dibuat jus.

Agar tak bosan, Anda bisa mengombinasikan empat pilihan buah itu dalam menu harian. Keempat buah itu punya manfaat yang didambakan banyak perempuan, seperti membakar lemak, menghaluskan kulit, mencegah penuaan, dan berefek menenangkan. Disiplin makan buah setiap hari juga bisa mencegah penuaan dini.

Jambu biji 


Jambu biji berkhasiat sebagai antioksidan. Senyawa dalam jambu biji dapat menetralisir toksin yang berasal dari polusi dan asap rokok sehingga tidak merusak sel serta mencegah penuaan dan penyakit.









Kiwi

Satu buah kiwi memberikan asupan sekitar 95 persen angka kecukupan vitamin C setiap hari serta vitamin E. Kandungan vitamin ini dapat meningkatkan kolagen untuk menghaluskan kulit. Selain menguatkan jaringan penghubung, juga melembabkan permukaan kulit sehingga kulit tampak mulus dan cerah. 













Kelapa

Kelapa mampu menurunkan berat badan. Minyak kelapa mengandung lemak khusus yang disebut medium chain triglycerides (MCT) yang meningkatkan energi sehingga dapat menstabilkan gula darah, mengeluarkan lemak dari liver, dan meningkatkan metabolisme pembakaran lemak hingga 50 persen. 













Markisa

Markisa membuat tidur lebih nyenyak karena mengandung vitamin B yang menenangkan. Buah ini juga mengandung potasium yang membuat rileks sistem saraf.

(Dari berbagai sumber)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS